Pernah aku melihat sebuah lukisan di sela waktuku
Entah apa yang menyempatkanku melihatnya
Kulihat sejenak untuk mengetahui apa arti lukisan itu
Kusentuh garis warna untuk merasakan apa yg ingin disampaikan pelukisnya
Aku mulai merasakan kenyamanan memandang lukisan itu
Garis warnanya dapat kulihat walau belum sempurna
Aku bisa merasakan lukisan itu di relungku
Entah bagaimana lukisan itu bisa menghantui
Entah bagaimana rasanya jika lukisan itu sudah tidak berada ditempatnya
Tidak mungkin aku membuat lukisan lain karena aku tidak bisa
Tidak mungkin aku membuat lukisan lain karena lukisan itu hanya satu
Tidak mungkin aku membuat lukisan lain karena relungku masih dihantui lukisan itu
Garis warna yang tak mungkin bisa kuhapus
Gambar yang selalu membekas di mataku
Semua bagaikan syair indah kehidupan di anganku
Syair yang membuatku ingin terus melihat warna putih diantara semua warna dilukisan itu
