Kala dering pagi menjelang
Terdiam mataku menatap langit biru
Tak henti pikiranku menghadirkan angan menyentuh awan putih itu
Tak henti hatiku terhadirkan suasana nyaman saat menyentuh awan itu
Hari akan tetap berganti
Pagi akan selalu datang dengan rasa yang sama
Sejenak terbersit mengapa aku harus hadir didunia semu
Memenjarakan hati tanpa kusadari
Untaian harapan bisakah mengeluarkan aku?
Menghadirkan angan ke tempat aku berdiri
Merubah angan menjadi sesuatu yang tersentuh
Menghapus lelah atas perihnya rasa yang terpenjara
Waktu berjalan tanpa melihat keadaan
Waktupun tak mengenal angan
Tapi keadaan terjadi diantara waktu
Angan tersentuh disaat waktu yang indah
