Never Know The True Love
Rabu, Desember 16, 2009 | Author: Arman17
Sore itu aku duduk di tepi pantai
Memandang matahari terbenam
Mengagumi ufuk merah yang tercipta
Bahagianya aku karena bisa menikmatinya bersama cinta yag dititipkan Tuhan padaku

Perlahan mentari itu semakin menghilang
Cahaya ufuk merahpun berubah menjadi gelap
Gelap yang tidak kuharapkan tapi pasti terjadi
Dan aku sudah menyiapkan lilin untuk menyinariku karena hanya itu yang bisa kupersiapkan

Disaat sedang menikmati ufuk merah
Melintas seekor burung angsa dihadapanku
Aku memandangnya dan diapun memandangku
Aku takut, aku takut angsa itu hanya halusinasiku saja
Atau Tuhan sengaja memperlihatkannya untuk selalu kurasakan sinar putih yang terpancar dimatanya.

Aku bimbang, Tuhan seperti memberikan 2 titipan ini kepadaku
Aku pasrah, jujur aku tak sanggup menghadapinya
Aku sadar, Tuhan akan menunjukkan cahaya yang akan selalu menemaniku sebelum gelap datang mengganti ufuk merah
Pelangi Hati
Kamis, November 12, 2009 | Author: Arman17
Siang berganti malam
Saat yang sangat dinantikan untuk menatap keindahan cahaya-cahaya kecil langit
Atau untuk menghapus cahaya kelam di raga
Malam pun bagaikan pelangi jika kita dapat melewatinya bersama hati kita.

Tidak ada yang tahu sampai kapan kita bisa merasakan pelangi
Tidak ada yang tahu apakah setiap malam kita bisa merasakan pelangi
Tidak kamu, dia , mereka atau bahkan diri sendiri
Yang kutahu, malam akan tetap datang
Dan berharap aku bisa merasakan dan melewatinya dengan hatiku.

Malam berganti siang
Saat dimana aku bisa melihat bunga-bunga indah bermekaran
Sang Kumbang pun bertebaran untuk mencari madu
Madu yang memberinya kehangatan dimalam hari
Dan kamu tahu, Sang Kumbang takkan pernah berlari dari bunga yang memberinya banyak madu.

Sama seperti malam
Di siang pun kita bisa merasakan pelangi yang kita rasakan pada malam hari
Semua akan terasa sama
Jika hati kita bisa menciptakan pelanginya sendiri dan menciptakan pelangi di hati yang lain.
Sang Bintang
Kamis, Oktober 15, 2009 | Author: Arman17
Pernahkah kau lihat bintang terang pada malam hari?
Sesungguhnya Sang Bintang pun tahu dirinya dilihat oleh semua makhluk yang menikmati sinarnya
Tapi apakah ia sadar jika ada yang selalu memperhatikannya?
Tapi apakah ia tahu jika ada yang selalu ingin menikmati sinarnya?
Tapi apakah ia mengerti jika ada yang selalu merindukannya saat ia tak bersinar dan tak terlihat?

Sulit untuk bertatap selalu dengan bintang itu
Karena bintang memang tak selamanya terlihat
Atau mungkin ada kalanya dia tak ingin terlihat
Hanya angan yang bisa mempertemukanku dengannya saat ia tak terlihat

Sulit untuk berucap dengan bintang itu
Karena bintang itu tak selalu hadir di hadapan
Bintang itu memilki jalannya sendiri
Dan sulit untuk bisa merubah jalan bintang itu

Jika aku diberi kesempatan
Aku ingin jadi mentari yang selalu menyinari bintang itu
Aku ingin jadi langit tempat bintang itu berada
Dan aku ingin pergi ke tempat dimana aku bisa terus menatap dan berucap kepada bintang itu
Renungan Hati
Minggu, Agustus 30, 2009 | Author: Arman17
Indahnya bisa menatap langit tanpa ada awan mendung yg menghalangi
Bahagianya bisa menyentuh angan dengan kedua tangan kita
Indahnya bisa menatap pelangi dilangit biru nan cerah setelah awan hitam menyelimuti
Bahagianya bisa menyentuh kehangatan langit

Awan mendung datang silih berganti
Terkadang aku bosan, terkadang aku tak percaya
Aku bosan mengapa aku disapa awan mendung disaat aku tak mengerti mengapa awan mendung itu tercipta
Aku tak percaya awan mendung datang begitu saja padahal aku baru saja disapa kehangatan langit

Masih adakah kesempatanku untuk menghilangkan awan mendung itu?
Masih pantaskah aku merasakan kehangatan langit?
Mungkinkah aku harus berlari mencari tempat untuk menyandarkan hatiku?
Ataukah aku harus pindah dari tempatku berpijak?

Tak adakah satu orangpun yg mau menemaniku disini dengan keadaanku sekarang?
Tak adakah jalan untuk mendapatkan kehangatan sejati langit?
Ya Tuhan, jika masih diberi kesempatan, izinkan aku bisa menyandarkan hatiku
Dan menemukan dari mana kehangatan sejati langit itu berasal


Hidup Tak Sebatas Angan
Sabtu, Mei 16, 2009 | Author: Arman17
Betapa indahnya bisa memiliki taman
Didalamnya terdapat banyak bunga yang bermekaran, burung yang berkicauan dan terdapat kolam air mancur yang mengalir sejuk
Kupu-kupu berterbangan untuk menghisap madu dari bunga-bunga itu
Tapi bagaimana rasanya jika tenyata taman tersebut sudah ada yang memiliki
Mungkin keinginan dan harapan untuk memiliki sulit dilupakan dan dihapus.

Betapa indahnya bisa melihat langsung matahari terbenam
Pemandangan yang mengesankan pun tercipta
Matapun mungkin tak akan berpaling dari pemandangan itu
Tapi bagaimana rasanya jika pandangan kita tertutup sebuah gunung
Mungkin mata kita akan mencari pemandangan lain
Atau mencari sudut padang lain agar bisa melihat matahari itu.

Hidup didunia tak semudah dan sejalan dengan yang kita angankan
Aku bersyukur dengan apa yang aku dapat
Walau aku tak bisa memiliki taman karena sudah dimiliki seseorang
Walau aku tak bisa menatap matahari terbenam karena terhalang matahari
Aku yakin apa yang aku dapat, itulah yang terbaik untukku.
Ruang Waktu
Sabtu, Mei 02, 2009 | Author: Arman17
Ketika aku berada disuatu tempat
Aku berjalan dengan santai tanpa ada beban
Aku hanya berpikir, hari ini hanya hari ini
Tak ada keinginan untuk memikirkan dan merubahnya menjadi hari esok

Sejenak kulihat orang-orang disekelilingku
Ada yg berlari
Ada yg seperti aku
Ada pula yg masih diam
Aku tidak tahu kenapa mereka diam, mungkin mereka sedang berpikir
Dan kemudian berlari secepat mungkin ata mungkin mereka tidak tahu apa yg ada dipikiran mereka

Ketika aku tersentak karena mereka
Aku tahu aku ada diruang waktu
Ruang yg tak pernah kembali walau kita hanya mengedipkan mata
Ruang yg membuat kita harus terus berpikir tentang jalan didepan
Ruang yg melarang kita membuang kesempatan yg ada ditangan kita
Life is Color
Selasa, April 28, 2009 | Author: Arman17
Ratusan bahkan mungkin ribuan kilometer
Telah kulalui dijalan lurus yang ditujukan kepadaku
Aku tidak bisa berhenti walaupun untuk 1 detik
Walau langit hujan atau matahari tak bersinar
Aku harus tetap berjalan

Sempat terbersit dalam benakku
Untuk apa tujuan perjalananku
Mengapa aku tidak bisa berhenti?
Mengapa aku hanya bisa berjalan ke depan?
Mengapa aku tidak bisa mundur?

Lama buatku untuk memahaminya
Mungkin sekarang pun aku belum memahami sepenuhnya
Karena aku masih suka berandai "Andai pada saat itu aku..."
Teradang aku masih kurang dewasa untuk memahami hujan didepanku
Aku sering berharap matahari terus bersinar & tak ada hujan
Seakan-akan akulah pemilik jalan ini

Mungkin aku kurang sadar
Sebenarnya hujan, matahari bersinar & tidak bersinar
Adalah Warna didalam perjalananku
Warna yang membawaku memahami dan menjawab semua pertanyaanku
Warna yang bisa kupancarkan kepada bunga & pohon disekitar jalanku